panjalu.online-Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal. "Masih menunggu (hasil penyelidikan)," kata Solikhin saat ditanya kemungkinan ada persoalan ekonomi atau hal lainnya. Kesaksian Suami Korban Rizal Saputra, suami korban, mengatakan, sebelum mengakhiri hidup, istrinya sempat menyampaikan pesan usai cekcok di toko jamu pada Rabu (23/10/2024) sore.
Isi pesan tersebut berupa foto dan dilanjutkan dengan sebuah pesan singkat melalui WhatsApp. "Setelah cekcok, dia pulang. Enggak lama dari situ dia ngirim foto dan pesan singkat. Bahasanya kayak mau ngasih surprise," kata kata Rizal. Rizal mengakui dua tahun belakangan ini terjadi cekcok antara ia dan istrinya. Bahkan di tengah pertengkaran itu, K kerap melemparkan kalimat yang seperti sebuah pertanda.
"Emang belakangan ini sering cekcok. Tapi emang dia orangnya nekat. Dia juga sering bilang kalau ribut, 'saya bawa anak-anak saya bereng sama saya'. Mungkin maksud dari kalimat itu ialah peristiwa ini," kata Rizal. Diberitakan sebelumnya, K (29) dan DA (9) ditemukan tak bernyawa dan diduga gantung diri pada Kamis (24/10/2024) dini hari. Adapun satu anak lainnya, DS (6) selamat lantaran tali yang menjeratnya terlepas. Kontak bantuan Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.(red.z)

Post a Comment