Top News

Rute Penerbangan Kalimantan: Memperkuat Hubungan ke IKN

 


 PALANGKA RAYA, panjalu.online - Rute penerbangan menuju kawasan ibu kota nusantara (IKN) akan segera dibuka di beberapa bandar udara (bandara) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Pembukaan rute ini tidak hanya menghubungkan IKN, tetapi juga mengintegrasikan wilayah-wilayah lain di Pulau Kalimantan, sehingga memperkuat konektivitas IKN dengan daerah penyangganya. Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, Rody Iskandar, mengungkapkan bahwa dalam rapat yang dihadiri bersama perwakilan kabupaten/kota se-Kalteng, Dinas Perhubungan Balikpapan, dan maskapai, disepakati untuk mengaktifkan kembali rute penerbangan regional Kalimantan, khususnya dari beberapa daerah ke Balikpapan. “Kenapa kami bilang mengaktifkan kembali? Karena beberapa tahun lalu sempat dibuka, tapi setelah Covid-19 tidak ada lagi,” ujarnya .

Pembukaan rute baru  Sebelumnya, rute regional Kalimantan telah ada, seperti dari Pontianak-Ketapang, Ketapang-Pangkalan Bun, Pangkalan Bun-Sampit, Sampit-Palangka Raya, dan Palangka Raya-Banjarmasin. Rute ini sempat direncanakan untuk diluncurkan pada Agustus 2024, namun tertunda. “Kemudian dalam pembukaan rute baru ini, ada rencana interkoneksi dengan Balikpapan, apakah nanti rutenya Banjarmasin-Balikpapan, atau Pangkalan Bun langsung ke Balikpapan,” sebut Rody.

Rencananya, rute tersebut akan dibuka pada awal 2025, tepatnya di bulan Januari. Namun, pembukaan ini masih dalam tahap perencanaan awal. Saat ini, progres pembukaan rute bandara masih dalam pembicaraan dengan pihak maskapai, serta mengkaji pola untuk mengaktifkan kembali rute regional tersebut. “Nanti skemanya apakah menerapkan penerbangan komersial murni atau pola subsidi, itu belum sampai ke pilihan di antara kedua itu, tapi kedua pola itu yang dipertimbangkan,” imbuh dia.

Rody berpendapat, pembukaan rute penerbangan ini tentu akan berdampak positif bagi konektivitas wilayah penyangga IKN seperti Kalteng. Dampak pertama adalah kemudahan mobilitas kegiatan pemerintahan. “Tapi tidak menutup kemungkinan juga pada kegiatan-kegiatan bisnis lainnya, yang pasti kan mobilitas masyarakat di Pulau Kalimantan semakin mudah,” kata dia.(red.z)

Post a Comment

Previous Post Next Post