Top News

Jalur Prestasi Ketat, Ratusan Siswa Gagal Masuk SMP Favorit di Kediri

 

 KEDIRI, panjalu.online– Persaingan masuk sekolah negeri dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP di Kabupaten Kediri kian sengit. Tak hanya SMA/SMK, tingkat SMP pun kini menyisakan cerita ratusan siswa yang gagal diterima di sekolah favorit.

Salah satu sekolah yang mengalami lonjakan pendaftar adalah SMPN 2 Ngasem. Untuk jalur prestasi, kuota sebanyak 56 siswa sudah penuh bahkan melebihi kapasitas, dengan 83 pendaftar.

“Alhamdulillah jalur prestasi sudah penuh, bahkan ada yang tertolak,” ujar Kepala SMPN 2 Ngasem, Sulistyo Wulandari, Jumat (28/6).

Sementara itu, jalur afirmasi dan mutasi di sekolah tersebut masih belum terisi penuh. Kuota yang tersisa akan dibuka kembali pada SPMB tahap II, khusus untuk jalur domisili dan mutasi.

 Ratusan Terlempar di Sekolah Favorit

Kondisi serupa terjadi di SMPN 1 Ngasem, yang menjadi salah satu sekolah dengan peminat terbanyak. Dari kuota 228 siswa, tercatat 395 pendaftar, sehingga ratusan siswa tidak lolos seleksi tahap pertama.

“Banyak yang terseleksi. Tapi jangan cemas, bisa daftar lagi di tahap kedua sesuai jalur,” jelas Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Ngasem, Khoirul Anwarudin.

Tak hanya di Ngasem, SMPN 2 Pare juga mencatat 144 siswa tidak diterima dari total 360 pendaftar, sementara kuota hanya tersedia untuk 216 siswa.

 Solusi di Tahap II

Para siswa yang gagal di tahap pertama masih berpeluang melanjutkan perjuangan pada SPMB Tahap II, yang akan dibuka untuk jalur domisili dan mutasi. Pihak sekolah menganjurkan para orang tua dan siswa untuk menyesuaikan strategi pendaftaran dengan kuota yang masih tersedia. (red.a)

Post a Comment

Previous Post Next Post