SURABAYA, panjalu.online – Gerakan Pramuka Jawa Timur kembali menorehkan prestasi. Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jatim menerima penghargaan dari Badan Narkotika Nasional RI (BNN RI) atas kontribusinya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba (PG4N).
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua Kwarda Jatim, HM Arum Sabil, dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2025 yang digelar di Aula Utama TMII, Jakarta, Kamis (26/6).
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh keluarga besar Pramuka Jatim dan mitra kami, BNNP Jatim, atas sinergi yang kuat selama ini,” ujar Arum, Jumat (27/6).
Pramuka sebagai Benteng Generasi Muda
Arum menegaskan bahwa komitmen Kwarda Pramuka Jatim tidak berhenti di sini. Kerja sama dengan BNN akan terus diperkuat untuk membentengi generasi muda dari bahaya narkoba, sekaligus mempersiapkan mereka sebagai generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak bukan hanya harus cerdas dan bermoral, tapi juga sehat jasmani. Jangan sampai masa depan mereka hancur karena narkoba,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala BNNP Jatim atas peran aktif dalam edukasi dan pembinaan kader Pramuka sebagai agen perubahan.
Setiap Kader Jadi Duta Anti-Narkoba
Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Awang Joko Rumitro, turut memberikan apresiasi atas kepemimpinan Arum Sabil yang mampu menggerakkan seluruh elemen Pramuka dalam mengkampanyekan bahaya narkoba.
“Setiap kader Pramuka kini menjadi duta anti narkoba di wilayah masing-masing. Ini luar biasa,” ujarnya.
Dengan penghargaan ini, Pramuka Jatim menegaskan perannya sebagai kekuatan sosial yang nyata dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan membangun masa depan bangsa yang bersih dan sehat. (red.a)

Post a Comment