Kejuaraan Piala Kapolda Jatim sambut HUT Bhayangkara/Foto: Istimewa foto by detikjatim
SURABAYA – Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jawa Timur 2026 yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 resmi berakhir. Ajang yang berlangsung selama dua hari di Lapangan Bola Voli Outdoor Mapolda Jawa Timur itu menjadi wadah pembinaan kemampuan bela diri sekaligus mempererat soliditas antarpersonel Polri di lingkungan Polda Jatim.
Sebanyak 100 atlet ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri dari 76 atlet putra dan 24 atlet putri yang mewakili 38 Polres, Polresta, Polrestabes, sekolah kepolisian, serta satuan kerja di jajaran Polda Jawa Timur. Selama dua hari pertandingan, para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai kelas yang dipertandingkan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Muhammad Kurniawan, yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Kejuaraan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan dasar personel Polri yang harus terus diasah guna menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Menurutnya, kemampuan bela diri merupakan salah satu kompetensi penting yang wajib dimiliki setiap anggota Polri. Selain sebagai bekal menghadapi berbagai situasi tugas, kemampuan tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan karakter personel yang disiplin, tangguh, dan profesional.
“Kejuaraan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan dasar personel Polri yang harus terus diasah untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kurniawan menjelaskan bahwa kejuaraan tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi anggota Polri. Melalui kompetisi yang kompetitif dan terukur, para atlet dapat menguji kemampuan teknis, mental bertanding, serta memperkuat nilai sportivitas dan kebersamaan.
Ia menilai semangat juang yang ditunjukkan para peserta selama pertandingan mencerminkan profesionalisme anggota Polri yang terus berkembang. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti di arena pertandingan, melainkan terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat kepada para juara dan bagi yang belum berhasil menjadi yang terbaik, jadikan kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” katanya.
Persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan hingga semifinal. Pada kategori putra, Polres Kediri berhasil melangkah ke final setelah menyingkirkan Polres Ngawi. Sementara itu, Polres Madiun Kota memastikan tempat di partai puncak setelah mengalahkan Polres Banyuwangi.
Di sektor putri, dominasi Polres Kediri juga terlihat sejak awal kompetisi. Tim putri Polres Kediri sukses mengalahkan Polres Bondowoso untuk merebut tiket final. Sedangkan Polres Ngawi melaju ke partai puncak setelah mengatasi perlawanan Polres Trenggalek.
Pada laga final kategori putra, Polres Kediri tampil meyakinkan dan berhasil mengalahkan Polres Madiun Kota untuk merebut gelar juara. Keberhasilan tersebut kemudian dilengkapi tim putri Polres Kediri yang juga keluar sebagai pemenang setelah menundukkan Polres Ngawi pada partai final.
Hasil tersebut memastikan Polres Kediri menjadi juara umum Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 setelah meraih gelar juara di kategori putra maupun putri.
Sementara itu, medali perunggu kategori putra diraih bersama oleh Polres Ngawi dan Polres Banyuwangi. Pada kategori putri, posisi ketiga bersama ditempati Polres Bondowoso dan Polres Trenggalek.
Selain keberhasilan Polres Kediri sebagai juara umum, sejumlah atlet dari berbagai satuan kerja dan polres jajaran juga mencatatkan prestasi membanggakan.
Beberapa atlet yang berhasil meraih medali emas antara lain Bripda Mohammad Misbakhudin dari Polres Mojokerto yang menjadi juara kelas -55 kilogram putra, Brigpol Andreas Fishersia dari Ditintelkam Polda Jatim yang meraih emas kelas -66 kilogram putra perorangan sekaligus emas beregu mix Polda Jatim, serta Adela Earlene Samantha dari Polres Pasuruan Kabupaten yang meraih emas kelas -57 kilogram putri.
Prestasi juga diraih Elika Novatiyani Warokka dari Ditlantas Polda Jatim yang sukses meraih medali emas kelas +73 kilogram putri dan turut membawa tim beregu mix Polda Jatim meraih gelar juara.
Sementara itu, atlet-atlet dari Ditsamapta Polda Jatim, SPN Polda Jatim, Polresta Malang Kota, Polres Mojokerto Kota, hingga Polres Blitar Kota juga berhasil menyumbangkan medali bagi satuannya masing-masing.
Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim menjadi salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati setiap 1 Juli. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat korps di lingkungan Kepolisian Daerah Jawa Timur.
Melalui pembinaan olahraga bela diri yang berkelanjutan, Polda Jatim berharap mampu melahirkan personel yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan teknis yang baik, tetapi juga mental yang kuat, disiplin tinggi, serta siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional.(red/lisa).
Post a Comment